Plan for Pension
Perjalananku menuju ke timur mungkin hanya 3 hari (13-15 Juli 2006). tapi banyak yang kudapatkan dari perjalanan tersebut. sambil menyelam minum air susu itu yang mungkin bisa menggambarkan perjalanan ini.
[Feel like home]
-Day 1
sudah lama sejak lebaran tahun 2005 aku tidak mengunjungi kediri, begitu kembali ke kota itu rasanya tak jauh beda dengan bandung. udara sejuk, angin semilir … tidak biasanya kediri seperti itu .. kayak masih berada di bandung. sehari sesampai di sana kuhabiskan untuk istirahat, memang cukup melelahkan setelah menyetir semalaman bergantian dengan basuki (wangon 01:00 - kediri 08:00). Aku lebih memilih makan siang dengan ‘jangan bening’ buatan ibunya basuki, wah rasa-rasanya seperti dirumah sendiri. rencananya mw beli soto Tamanan idola aku ma basuki di malam harinya, ternyata kakak basuki yang memang jual soto di tamanan tidak jualan karena sedang ada tanggapan ‘bersih ndeso’ di nganjuk. proyek 100 ekor ayam … hmmm …. buanyakk sekaliii… tidak jadi deh malam itu makan soto di tamanan.
[Bertemu teman-teman lama n Business Trip]
- Day 2
Jemputan pagiku tlah datang untuk bertemu teman-teman lama.kuhabiskan siang ini dengan menunggu orang-orang yang akan mengajakku presentasi ke tulungagung di tempat cucian mobil temanku (adi). jadwal yang belum pasti bikin aku cemas.. dan kawatir apakah jadi apa ndak ???!.siang hari aku clingak-clinguk ke depan pagar untuk melihat orang jualan es dawet langgananku, sekali lagi aku kecewa karena tiap hari jumat penjual es itu ndak jualan ….
15:00 - 17:30 —> meet the parentss … he he he … (this part were censored)
sore hari kutemukan dua orang teman lama yang telah berkumpul di tempat adi. nungki (teman sma) dan andi astika (teman smp), betapa terkejutnya mereka ketika melihatku –> mungkin dulu aku masih terlihat cukup kurus waktu terakhir ketemu mereka.
setelah maghrib tiba, jemputan bisnisku telah tiba yang siap membawaku ke tulung agung. dalam mobil itu cuman aku n abbas yg paling muda. gerombolan para bpk-bpk mentor yang kecewa dengan kondisi kantornya skrg, itu yang aku rasakan dari percakapan yang aku tangkap di dalam mobil.walaupun bapak-bapak itu sudah setengah umur, smangatnya itu loh … yang masih menggebu-gebu … jadi smangat juga untuk ikutan bikin ‘persekongkolan’ di timur ini. rencananya ‘persekongkolan’ ini akan di launch di 3 kota (kediri-tulung agung-nganjuk) dengan menggandeng pejabat-pengusaha stempat. di tulung agung ini kami bertemu kontraktor rekanan yang akan mengusahakan implementasi ‘persekongkolan’ kami di kota TKW itu. tanpa basa-basi aku presentasikan produk yang akan ditawarkan … (sambil menunggu makanan dtg).
belajar entrepreneurship = Plan for Pension adalah topik pembicaraan kami setelah urusan ‘persekongkolan’. tak disangka malem itu aku dapet kuliah tambahan entrepreneurship dari praktisi yang ‘kantor’-nya di hotel-hotel dan cafe-cafe untuk mencari pencerahan dalam aktivitasnya. Plan For Pension artinya :
- Capital is not a matter (mematahkan teori 5C)
- think smart
- work smart
- untouchable
- Long term
- Innovation
- breakthrough
tak disangka obrolan kita sudah sampe tengah malam.. bubar jalan…..
[day 3]
rencana akan menuju ke nganjuk untuk bertemu dengan rekanan ‘persekongkolan’ lain lagi. tapi aku memutuskan untuk kembali ke bandung, karena kulihat abbas n pren sudah bisa ‘nggedabus’ seperti yang kulakukan malam tadi. beberapa saat setelah sampai di stasiun, kereta argowilis pun datang. waktunya kembali ke dunia asalku ..
Terima kasih buat pak hepi atas kuliahnya ….
sampai ketemu lagi teman-teman lamaku ..
semoga ‘persekongkolan’ di timur ini berjalan…